Gitar Tonny Koeswoyo

Cover Koes Plus Vol. 8 (1973) rilisan Remaco. Tampak paling kiri Tonny Koeswoyo menyandang gitar Burns bekas milik Lies A.R. Dara Puspita
Cover Koes Plus Vol. 8 (1973) rilisan Remaco. Tampak paling kiri Tonny Koeswoyo menyandang gitar Burns bekas milik Lies A.R. Dara Puspita

Gitar merk apakah yang menjadi keinginan seorang komposer besar bernama Koestono alias Tonny Koeswoyo, lead guitarist sekaligus dedengkot supergroup Koes Plus? Ternyata adalah gitar dengan merek Gretsch. Hal ini terungkap dalam sebuah surat pribadi Tonny kepada Handiyanto pada tahun 1973, dimana dalam surat tersebut sang komposer menyatakan permintaannya agar Handiyanto membawakan gitar merek tersebut. Mengapa merek Gretsch? Tidak ada dokumen tertulis maupun keterangan lisan apapun yang bisa memberi petunjuk atas pertanyaan ini. Spekulasi saya, Gretsch merupakan gitar yang dipakai oleh George Harrison, gitaris The Beatles, band yang dipuja oleh Tonny.

Handiyanto, kepada siapa Tonny menulis surat adalah mantan tehnisi, roadie sekaligus pelaksana fungsi manajerial Koes Bersaudara sekira 1964 hingga 1969. Tatkala surat berisi permintaan itu dilayangkan padanya, Handi  masih bermukim di negeri Belanda setelah tugas manajerial yang dijalaninya atas band Dara Puspita berakhir pada akhir 1971. Permintaann Tonny kepada Handi di atas disertai dengan kesanggupan untuk mengganti harga gitar dimaksud. Karena satu dan lain hal, sang mantan tehnisi tidak membawakan apa yang diinginkan sahabatnya tersebut, termasuk light system yang dipesankan untuk dibawa.

10677161_10203627655269663_1787799905_o
Lies AR menunjukkan bagian belakang gitar Burns miliknya yang diberi kenang-kenangan berupa lukisan oleh Luis, vokalis dan gitaris band Queimada dari Spanyol. Foto ini diambil di Zwolle Belanda sekitar 1971

Tonny bisa jadi kecewa karena keinginannya tak terpenuhi. Akan tetapi, pada 1973 ia setidaknya telah memiliki gitar bagus bermerk Burns. Gitar itu tidaklah didapat Tonny dalam keadaan baru, melainkan bekas. Pemilik aslinya adalah Lies A.R., rhythm guitarist Dara Puspita . Gitar itu dibelinya di London, ketika Dara Puspita berada di Britania Raya pada 1971. Dalam perjumpaan di kediamannya di Alphen a/d Rijn, Belanda, Lies menuturkan pada saya bahwa pada awalnya ia bermaksud membawa gitar tersebut ke negeri Belanda manakala hendak bertolak kembali ke negeri itu setelah menikah dengan seorang indo-Belanda bernama RobbyTromp. Namun karena limit bagasi yang menghalangi niatnya,  gitar itu ia titipkan pada sang kakak, Titiek A.R, gitaris sekaligus pimpinan Dara Puspita. Untuk diketahui, gitar merk Burns tersebut adalah sebuah signature guitar Hank Marvin, supergitaris The Shadows, sebuah band yang selain dikenal dengan konsep instrumentalianya juga menjadi backing group penyanyi masyhur Cliff Richard. Marvin sendiri adalah guitar hero gitaris rock kenamaan Ritchie Blackmore (Deep Purple, Blackmore’s Night). Gitar itu singkat kisahnya kemudian jatuh ke dalam kepemilikan Tonny Koeswoyo.

Lies A.R, salah satu gitaris Dara Puspita dalam sebuah show di Makassar 1972. Gitar Burns tersebut dibelinya di London.

Foto Tonny dengan Gitar Burns bekas milik Lies setidaknya terpampang dalam dua cover piringan hitam Koes Plus yakni Koes Plus Instrumental Vol.1 serta Koes Plus Vol.8. Instrumen enam senar berwarna putih dengan body yang cukup besar dan terbuat dari kayu yang amat kuat dengan aksen warna hitam di sana sini adalah gitar yang istimewa. Menurut Handiyanto, gitar itu sempat dijumpainya dalam keadaan rusak terbelah dua di gudang milik Tonny Koeswoyo. Setelah diperbaiki olehnya, gitar itu diminta oleh Angga Koeswoyo, putra Koesrojo alias Yok Koeswoyo, bassplayer Koes Plus. Setelah itu keberadaan gitar itu tak diketahui lagi rimbanya.

Bagian belakang gitar Burns itu terdapat lukisan yang dibuat oleh Luis, vokalis dan gitaris band Queimada dari Spanyol. Luis dan Lies pernah menjalin kisah asmara, namun karena perbedaan jarak dan komunikasi, keduanya berpisah. Terlepas dari gitar Burns bekas milik LIes AR ini, dalam berbagai foto dokumentasi, Tonny juga terlihat memainkan gitar bermerk Fender warna biru, serta sebuah Gibson warna merah [MANUNGGAL K WARDAYA]

Advertisements

4 thoughts on “Gitar Tonny Koeswoyo

  1. soetansyah said: Wah, dahsyat yya informasinya. Kalau ada informasi yang lain , kabarin ya. Salam.

    Ya Pak Remmy, wah terimakasih lho sudah komentar ke mari… :)Insya Allah artikel mengenai Dara Puspita (yang sedikit banyak juga menyinggung Koes Bersaudara) akan dimuat di majalah Rolling Stone Indonesia. Salam hangat dari Purwokerto.

  2. Terima kasih banyak, pak Manunggal. Serasa mendapat harta karun ketika mendapat informasi tentang Koes Bersaudara/Plus..

Comments are closed.