Batavia Resto, Malang

di Jalan Jakarta, sebuah jalan dalam kota yang tak terlalu ramai di Kota Malang nan sejuk. Waktu saya ke sana dalam rangka makan siang, halaman parkir di depan resto berderetan mobil memenuhi. Laris juga, pikir saya kala itu. Memasuki resto, suasana tradisi nampak hendak diciptakan, dengan meja kursi dan mebeler Jawa. Atap tempat saya dan kawan-kawan duduk untuk menikmati hidangan bahkan diguyur air yang dialirkan secara khusus sehingga suasana yang tercipta terkesan alami dengan gemericik air. Seorang pemain organ tunggal memainkan lagu-lagu dari keroncong Bandar Jakarta hingga I Feel Fine dari The Beatles, menghiringi hadirin menyantap makan siang. Saya sempat memesan es campur di sana. Juga bersama kawan-kawan memesan bebek peking (lihat gambar), ikan gurame, sebagai lauk makan siang. Rasanya? Semua sedap, mantap dan memang nikmat. Bebek peking adalah menu yang sya rekomendasikan. Acung jempol untuk juru masak resto ini. Sayangnya, suasana yang diciptakan tidak konsisten. Ada guci-guci Cina, dan hiasan-hiasan Cina yang menurut saya tidak matching dengan nuansa Jawa yang hendak diciptakan. Restoran ini kendati masakannya nikmat, tapi suasananya kurang dapat, tanggung. Soal harga, saya tidak bisa menilai apakah murah atau mahal. Akan tetapi untuk ukuran resto, seingat saya daftar menu mencantumkan harga yang tidaklah terlalu fantastis. Pas dengan layanan dan sedapnya menu yang didapat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s