Surat dari Walikota

Nijmegen Station Photo: MKW
Nijmegen Station
Photo: MKW

Aku sedang berada di dapur ketika surat itu diberikan oleh Walter, tetangga kamarku, PhD student bidang computer science dari Uganda. Si pengirim surat adalah Thom de Graaf, De Burgemeester alias walikota Nijmegen. Surat itu dicetak bolak balik, satu berbahasa Belanda, dan sebaliknya berbahasa Inggris. Sudah barang tentu ini bukan surat khusus yang dibuat oleh si walikota untukku. Ini adalah surat cetakan, yang pastinya juga diterima banyak orang lainnya. Tandatangan di dalamnya pun adalah tanda tangan cap. Isinya? Oh, ditulis di dalamnya “Ik heet u van harte welkom als nieuwe inwoner van Nijmegen. Deze brief istevens een bevestiging van de registratie van uw verhuizing op 03-01-2012“, ucapan selamat datang di kota Nijmegen, dan surat itu mengkonfirmasi registrasi kepindahanku di kota ini pada tanggal 3 Januari lalu. Selebihnya kemudian disebutkan perihal Nijmegen sebagai kota yang nyaman untuk berbelanja. Pula banyaknya kafe dan restoran serta pub di kota ini sebagai kota pelajar. Yang menarik di dalam surat ini adalah bahwa dikatakan “jika anda berusia 65 tahun ke atas, anda bisa menggunakan bus kota dengan tarif yang murah. Senior citizens di sini benar-benar diperhatikan. Dan pada umumnya di Belanda memang demikian. Juga demikian adanya yang kuingat di Australia dulu, dimana dikenal istilah Senior Citizens. Terkesan pemerintah kotamadya (Gemeente) melayani warganya. Selebihnya surat itu memberitahukan bahwa jika kita memerlukan informasi lainnya, dapatlah kita membuka situs Nijmegen dan jika kita memerlukan informasi tambahan maka kita bisa pergi ke kantor walikota untuk mendapatkan informasi maupun panduan soal kota Nijmegen secara cuma cuma. Nomor telpon untuk dihubungi pun diberikan.

Benar, bahwa Tom, si walikota tidaklah menulis surat itu secara khusus untukku. Akan tetapi isi surat itu mengandung kebenaran yang tak perlu diragukan lagi. Birokrasi Kotamadya Nijmegen menyediakan dirinya untuk melayani warga, membuat warga kota tinggal senyaman mungkin. Inilah yang kiranya perlu menjadi teladan para penyelenggara pemerintah kita di daerah untuk lebih menyadari bahwa tugas penyelenggara negara adalah untuk melayani masyarakat. Bukan sebaliknya.
Nijmegen, 12 Januari 2012, 21:13
Advertisements