Masjid Krekelstraat 6 Nijmegen

 

Masjid itu terletak di Krekelstraat 6. Untuk mencapai ke sana dengan berjalan kaki dari kampus Radboud Universiteit tentu akan sangat melelahkan. Oleh karenanya, aku lebih memilih untuk bersepeda bersama Rahmat Yaniar, dosen IPB yang pula studi PhD di Belanda sini. Pada shalat jum’at 24 Februari 2012 siang tadi masjid terlihat lebih penuh dari dua minggu lalu. Apakah karena suhu dua minggu lalu yang begitu dingin di bawah nol derajat? aku tak tahu pasti.

 

Dua kali shalat di sini, aku berusaha mengamati para jama’ah. Harus dikatakan, kebanyakan mereka berpenampilan dari negeri-negeri yang memang dikenal sebagai negeri berpenduduk Islam. Orang Turki, kuamati mendominasi. Kebanyakan mereka berambut gelap, atau setengah gelap. Khutbah juga dibawakan dalam bahasa Turki, yang sudah barang tentu aku tak tahu maknanya. Khutbah kedua tadi ada dibacakan khutbah dalam bahasa Belanda, yang masih bisa ditebak-tebak artinya. Setelah khutbah pertama selesai, diikuti dengan shalat sunnah yang pada umumnya dilakukan jamaah sebanyak empat rakaat.
Secara penampilan, mesjid ini tidaklah menonjol, dan hampir sama dengan bangunan lain di Belanda. Dindingnya tersusun dari batu bata solid, tanpa dilepa, sebagaimana bangunan di Belanda pada umumnya. Tak ada kubah di atas bangunan masjid. Tempat wudhunya adalah empat wastafel. Di luar masjid, orang bisa minum kopi atau teh terlebih dahulu, disediakan secara cuma cuma untuk jamaah. Demikian juga ada pedagang kebab yang mangkal di situ, yang biasanya ramai setelah shalat jum’at usai. Harum daging bakarnya menyebar ke lingkungan itu.
Amatanku, shalat jum’at di Belanda ini hampir sama dengan shalat jum’at yang biasa aku ikuti di masjid samping Monash University sekitar delapan tahun lalu pada tahun 2004. Ketika mengakhiri shalat, para jamaahnya yang kebanyakan orang timur tengah tidak menaruh pantatnya di lantai sebagaimana muslim di Indonesia pada umumnya. Melainkan, mereka duduk diantara dua kaki yang ditekuk. Untuk shalat tadi, surah Al Qur’an yang dibacakan juga bukan surah yang panjang, panjang. Kalau tak salah ingat, tadi dibacakan Surat Al Ashr dan Surah An Naas.
 
Nijmegen, 24 Februari 2012
Advertisements

One thought on “Masjid Krekelstraat 6 Nijmegen”

  1. nang kene sing gawe mesjid ya kur komunitas Indonesia ….bangunane ya pada karo bangunan komersil liane……wong anu nyewa nang deretan pertokoan. Nduwur nggo sholat ngisore tempat karakoean ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s