Mengenal Handiyanto: Sang ‘Seksi Repot’ Koes Bersaudara

B41Tampak dalam gambar adalah Koes Bersaudara minus Koesnomo sang drummer (mungkinkah ia yang mengambil foto ini?). Duduk  paling kiri dan berdasi adalah Handiyanto (1939-2012), tehnisi merangkap seksi repot (motret, atur jadwal manggung) Koes Bersaudara, tangan kanan Koestono alias Tonny Koeswoyo. Kelak di tengah 1968, pria yang oleh  Koestono dipanggil Dik Handi ini bertolak ke Eropa mengikuti Darpus dan menjadi roadie mereka selama 3,5 tahun, dan hingga 1975 bermukim di Negeri Belanda. Adalah anak-anak Darpus sendiri yang berkirim surat pada Koestono memohon “pinjam” tehnisi yang sudah mereka kenal baik di tanah air karena dekatnya kedua kelompok musik itu. Sebelumnya, mereka para gadis Darpus tidak memiliki tehnisi sendiri yang membuat mereka kerepotan ketika harus tampil dari satu kota ke kota lain dan memasang sendiri alat musik yang mereka punyai.

Handiyanto, di Zwolle, Negeri Belanda pada suatu hari di bulan Juli 1971
Handiyanto, di Zwolle, Negeri Belanda pada suatu hari di bulan Juli 1971

Hubungan pribadi dan profesi antara Handi dan Koes Bersaudara berawal ketika pada suatu hari di tahun 1963 Koestono mendatangi rumah Handiyanto  di Jl. Bulungan 8 yang  dijadikan semacam bengkel darurat. Kala itu Handi sama sekali tidak/belum tahu kalau ‘Koes Bersaudara’ yang diidolakan adik-adiknya adalah Tonny dan adik-adiknya yang padahal sebenarnya telah ia kenal/tahu sejak masuk SMP XI (Kelas III) di tahun 1955. Koestono mendapat informasi mengenai bengkel Handi dari iklan di surat kabar, dan pada pria yang dilahirkan di Tegal tersebut ia minta tolong memperbaiki amplifier gitar yang mendadak rusak waktu dipakai latihan. Dari situlah hubungan Handi dan Koestono dan juga Koes Bersaudara berawal mula, hingga akhirnya lelaki dengan pembawaan easy going ini diajak bekerja sama sebagai ‘seksi repot’ mereka.

Di sampul belakang LP To The So Called The Guilties tertulis Cover Design & Photo: Handi
Di sampul belakang LP To The So Called The Guilties tertulis Cover Design & Photo: Handi

Job description, tugas pokok dan fungsi Handi di Koes Bersaudara memang ‘tidak jelas’, maklum hubungan kerja antara dia dan Koes Bersaudara lebih kepada persaudaraan dan pertemanan. Ia dipercaya tentang segala sesuatu soal sound system, namun juga mengatur jadwal manggung, hingga melakukan negoisasi dengan panitia-panitia yang hendak mengundang Koes Bersaudara untuk manggung. Ia pulalah desainer sampul To The So Called The Guilties, Long Play Koes Bersaudara di bawah label Mesra. Adalah juga Handi yang melakukan pemotretan untuk sampul album tersebut. Tak hanya Guilties,  Handi mendesain sampul album Djadikan Aku Domba-Mu, walau atas permintaannya sendiri, sampul album tersebut tidak mencantumkan namanya.

Penulis bersama Handiyanto di kediamannya, Cinere, Bogor 2010
Penulis bersama Handiyanto di kediamannya, Cinere, Bogor 2010

Handiyanto, salah seorang inner circle Koes Bersaudara ini wafat pada Maret 2012 karena komplikasi yang dideritanya.

Advertisements