Ayam Kosek Panjiwo Cabang Mungkid, Magelang

IMG02735-20121216-1408Terletak di Jalan Raya Magelang-Yogyakarta Km 8, Rumah Makan (RM) Ayam Kosek Panjiwo Mungkid, Magelang ini adalah cabang dari RM  Ayam Kosek Panjiwo depan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang. Tidak begitu mudah untuk menemukan tempat makan ini karena papan nama yang dipasang di pinggir jalan tidak dengan mudah tertangkap oleh pandangan mata pengguna jalan. Selain ukuran papan dan huruf yang terbilang kecil, desain huruf “Panjiwo” yang menjadi  logo RM ini cukup ‘nyeni’ dan oleh karenanya justeru tidak dengan mudah dan serta merta dapat terbaca pandangan mata, terlebih di jalur cepat sebagaimana jalan raya di depan RM ini.

Tempat parkir yang cukup luas dan lega terutama bagi kendaraan roda empat menjadi daya tarik awal RM ini. Parkir yang luas betapapun juga membuat pengunjung bisa segera dengan mudah mengistirahatkan kendaraan untuk kemudian bergegas mengisi perut yang lapar. Suasana alami terasa di dalam lingkungan rumah makan ini. Bagi yang menyukai suasana santai duduk bersila tersedia tempat-tempat makan serupa gubuk yang terbuat dari bambu. Selain kolam ikan keliling, suara dedaunan padi yang bergesekan terkena angin menciptakan suasana alami, menambah santai dan melepas ketegangan pikir. Ketika datang ke rumah makan ini pada tengah Desember 2012, saya dan keluarga memesan 5 ayam kremes, 1 bebek kosek dan beberapa minuman. Olahan bebek dan ayam goreng Panjiwo ini memang lezat. Rasanya standar, sama seperti yang saya rasakan di RM Panjiwo depan RSJ Magelang maupun di RM Panjiwo cabang Kledung, Temanggung. Ayam yang digoreng adalah ayam kampung, dengan bumbu yang pas lezat merassuk hingga ke dalam daging. Ayam (dan juga bebek) digoreng tidak terlalu garing, namun benar-benar matang. Tidak berlebihan asinnya. Intinya sedap. Harganya juga tidak mahal, satu potong ayam  harganya 13,500. Juga nasi putih pulen yang dilabel 3,500 atau 12,000 untuk 4 orang terasa nikmat di lidah. Konon, beras yang digunakan adalah beras organik. Minuman juice yang disajikan juga segar. Juice alpukat misalnya disajikan cukup kental, tidak pelit seperti beberapa rumah makan lain.

Sayangnya, meski menu yang disajikan lebih dari cukup memuaskan lidah dan perut, nampaknya pelayanan yang diberikan oleh RM Panjiwo Cabang Mungkid ini terkesan tidak seragam dengan yang saya temui di RM Panjiwo depan RSJ Magelang. Memesan 5 ayam kremes, kami hanya mendapatkan satu (1) saja sambal manis yang diwadahi daun pisang berbentuk kotak kecil. Sudah tentu, sambal porsi superkecil itu amat kurang untuk dikonsumsi 5 orang dewasa. 5 ayam itupun disajikan dalam satu wadah, ini berbeda dengan sehari sebelumnya ketika saya dan keluarga makan di Panjiwo depan RSJ Magelang. Tiga ayam kremes yang kami pesan dihadirkan tiga terpisah dan masing-masing diberi sambal sendiri, sehingga untuk sambal kami tidak harus saling minta, dan kekhusyukan makan tidak terganggu. Selain itu, lima potong ayam goreng yang diwadahi dalam satu wadah membuat orang harus mengambil ayam dan kremes dari tempat yang sama, dan terkadang membuat orang terkesan seperti berebut. Padahal, walau datang dan makan bersama, tidak selalu mereka yang memesan ayam yang sama adalah satu keluarga yang pada umumnya bisa lebih enak mengambil makanan yang diletakkan dalam satu wadah.

Hal lain, mereka yang mampir ke RM ini dalam perjalanannya menuju Jogja, akan dapat segera melanjutkan perjalanan dengan keluar RM, berbelok ke kiri menuju Selatan menuju Jogja. Akan tetapi bagi mereka dari arah Jogja menuju arah Semarang (Utara),  agak makan waktu juga untuk melanjutkan perjalanan setelah selesai makan.  Hal ini karena jalan raya Magelang-Yogyakarta yang melintas di depan RM dipisahkan oleh pembatas jalan, sehingga kendaraan tidak bisa langsung berbelok ke kanan menuju Utara. Untuk kembali menuju ke arah Semarang, orang harus berbelok kiri, melewati traffic lights dan mencari kesempatan untuk berbalik arah. Persoalan jalan yang tak begitu menguntungkan ini sudah pasti bisa menjadi ancaman tersendiri, akan tetapi jika kwalitas baik pelayanan maupun makanan yang disajikan lebih kuat daya pikatnya dari halangan sepele itu, saya yakin RM Panjiwo Cabang Mungkid yang turut memiliki nama besar ini akan tetap dikunjungi pelanggannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s