Uang Kita Telah Habis

UANG KITA TELAH HABIS

Merdu pahit kudengar suaramu
“Maafkan aku: Uang kita sudah habis”
Dan kembali aku menghiburmu
“Itu bukan salahmu”

Dan aku tahu, engkau pun peras tenaga dan tubuhmu
Membantuku membeli kehidupan ini
Dan kehidupan memang tidaklah cuma-cuma
Tak cukup dengan senyuman

Bukan salahmu sayang
Kehidupan memang mahal
Namun kita tak sendiri
Dan tiada pilihan lain
Kita harus gembira.

Melbourne 31 October 2004

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s