Mie Goreng Jawa

Mie Goreng Jawa minimalis yang saya buat dalam suatu malam di Negeri Belanda. Sayur hijau itu adalah kacang kapri yang saya sajikan mentah-mentah,
Mie Goreng Jawa minimalis yang saya buat dalam suatu malam di Negeri Belanda. Sayur hijau itu adalah kacang kapri yang saya sajikan mentah-mentah,

Bakmi adalah makanan Asia yang populer tak terkecuali di tanah air. Mie goreng Jawa (saya sendiri tidak paham betul apa maksudnya Mie goreng Jawa. Adakah mie goreng luar Jawa?) sebagai salah satu varian makanan olahan berbahan utama bakmi menjadi salah satu makanan favorit masyarakat indonesia karena lezat, relatif tidak mahal dan kandungan karbohidratnya mengenyangkan. Tidak sukar sebenarnya membuat mie goreng Jawa dan juga harap diingat, tidak ada resep baku untuk membuatnya. Ini adalah resep Mie Goreng Jawa ala saya, yang biasa saya masak jika lapar menyerang dengan bahan-bahan yang ada di sekitar saya. Mie goreng bagi saya menjadi alternatif untuk menghilangkan kebosanan disebabkan karena kemampuan memasak saya yang terbatas serta bagi saya lebih natural daripada harus mengkonsumsi mie goreng secara instan.

Untuk membuat mie goreng Jawa, yang perlu kita siapkan tentu adalah mie kering, yang bisa apa saja mereknya, senyampang memang bisa dipakai untuk mie goreng. Untuk sayuran juga tergantung ketersediaannya. Untuk minimalisnya, bisa disediakan rajangan wortel dan irisan tomat, dua bahan yang biasanya ada di sediaan makanan di dapur. Jika memiliki bahan lain seperti jamur, mushroom, maupun bakso, tentu bisa saja digunakan, tentu kesemuanya mestilah dirajang halus untuk memudahkan dalam mengkonsumsi. Kecap manis asin atau yang sesuai selera , garam, minyak goreng, merica, sambal adalah hal lain yang mesti disiapkan. Tak boleh lupa adalah bawang merah dan putih yang telah dihaluskan.  Untuk membuat mie goreng Jawa yang pedas, ulekan cabai merah atau hijau sesuai dengan kemampuan lambung bisa kita siapkan pula.

Pertama, mie kering kita rebus di air mendidih. Dalam merebus mie kering ini tidak boleh menjadikan mie terlalu empuk (bahasa Jawa-nya lodhong). Jika dinilai telah agak melemas, segera angkat dari api, dan tiriskan airnya sampai habis. Pastikan mie tidak begitu lembek, akan tetapi juga jangan terlalu keras/terlalu mentah. Saya biasa merebus wortel atau juga udang kupas baru beberapa menit kemudian ke dalam air yang mendidih itu saya masukkan mie kering. Bakso dan lain -lain bahan tambahan seperti jamur juga bisa kita rebus dahulu sebelum mie kita masukkan.

Setelah selesai dengan urusan rebus merebus, wajan yang cukup lebar kita panaskan dengan minyak goreng yang tak begitu banyak dengan api yang kecil saja untuk sekedar membuat bumbu-bumbu menjadi mixed. Margarine bisa kita kombinasikan dengan minyak goreng, dan akan membuat lebih sedap dan harum. Jika minyak telah panas, masukkan sambal (tentu jika ingin pedas), bawang putih dan bawang merah yang telah diulek/dihancurkan. Sedikit merica akan membuat mie goreng Jawa menjadi hot dan teraas sedap pula di lidah. Adapun jumlah bawang merah dan putih tentu sesuai selera saja. Untuk satu porsi setidaknya dua atau tiga siung bawang merah dan putih. Garam secukupnya untuk satu porsi mie goreng, ikut pula dicampurkan. Bagi yang menghindari garam, kecap asin bisa menjadi solusi.

Setelah semua tercampur dan berbau harum, masukkan mie goreng yang telah kita rebus setengah matang tadi dan aduk hingga rata. Bolak balik hingga bumbu merata dan nampak telah meresap ke dalam mie. Sambil demikian, kita bisa tambahkan kecap, dan banyak sedikitnya kita sesuaikan dengan selera. Kecap dimasukkan ketika kira kira mie sudah dipanaskan beberapa waktu, agar rasanya tetap terjaga. Jika sudah, matikan api dan pindahkan mie goreng ke dalam piring.

Sampai di sini, jadilah mie goreng yang kita buat, dengan aneka bahan baku yang tergantung ketersediaannya di masing-masing kita. Saya menyukai telur dadar, sehingga setiap memasak mie goreng, saya akan menyajikannya dengan telur dadar yang kuningnya telah saya taburi sedikit merica dan tentu saja garam. Kalau mau gaya inggris, telur itu bisa kita beri beberapa potong mushroom yang menjadikannya sedap untuk disantap.

Advertisements

2 thoughts on “Mie Goreng Jawa”

  1. Jauh dari kampung halaman memang suka kangen ya sama selera asal. Dulu waktu merantau di Palembang saya suka kangen mendoan,padahal cuma tempe berbalut tepung ya, buat sendiri juga bisa tapi pengennya yang asli.

    1. Di Belanda, tempe bisa diperoleh di toko toko yang menjual makanan ‘timur’, sepotong panjang seharga 1,5 Euro. Rasanya memang kurang selezat buatan tanah air (mungkin karena bahannya terlalu steril? kedelainya yang lain, atau proses penjamurannya yang buatan?), tapi lumayan bisa menghibur dan menghilangkan rindu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s