Si Muka Dua

Parau kau berteriak: fitnah!

Dan memang begitu caramu memfitnah

Kuyu kau tampilkan wajah seraya berkata: “aku ini korban”

Tapi tanganmu berlumur darah

Busuk nafasmu berbau nanah

Engkau manusia bermuka dua

Kata-katamu tiada dapat dipercaya

Penjilat ludah sendiri, Pendusta kata

Selamanya engkau celaka

Arnhem, 28 Desember 2013

Advertisements