…dan MKW pun Dibungkam Part III

Polemik penendangan saya oleh team admin group Facebook Obrolan Seputar Koes Plus (OSK)  berkembang pula di Milis KBP di Yahoo Groups. Di sana, Dhodo Cansera (DC) sang mantan ‘admin bolak balik’ OSK dan beberapa member milis yang membaca link saya di blog ini memberi aneka komentar.  DC antaranya menulis OSK sebagai group yang ‘istimewa’. Menanggapi DC, member bernama Awwaludin menulis sbb:

Istimewa karena adminnya berperan sebagai merasa memiliki sehingga anggota yg dirasa berseberangan, langsung diremove..
Istimewa karena ada admin yang tidak bisa membedakan dirinya sebagai admin dan dirinya sebagai pelaku diskusi di Obrolan tersebut.
Istimewa karena keluar sebagai admin krn nggak mampu, lalu masuk lagi dengan diam2 dan seakan terkejut dipilih, lalu bergerak sebagai admin hanya untuk sekedar meremove saingan diskusinya, setelah itu, kabur lagi dengan diam2, sehingga admin tersisa menjadi tumbal atas “lempar batu sembunyi tangan salah satu admin”..
Istimewa karena mengaku pemilik bisa diturunkan sebagai admin oleh anggotanya, dan akan membubarkan bila dianggap posisinya sudah tidak dianggap lagi..

Member milis Krisin menyarankan agar saling memaafkan antara saya dan DC. Tentu saran yang baik dan mulia. DC mengatakan ia sudah meminta maaf di OSK. Ini dia tulisan DC yang ditujukan pada Krisin:

Makasih mas krisin, masalah meminta maaf sdh sy lakukan via OSK, namun sy menyadari apapun tindakan sy kalo ϑï dasari karena tidak suka terhadap sy maka apapun yg sy lakukan tdk mendapat respon yg positif yg άϑά hanya hujatan oleh segelintir pengikut setia MKW, ϑäπ mas krisin sdh tahu siapa org2 tsb ϑï milis ini yg tdk suka terhadap sy…

Apa yang ditulis DC kepada Krisin di milis itu  bahwa yang bersangkutan pernah meminta maaf  dalam konteks nasihat Krisin agar saya dan DC saling memaafkan adalah suatu kebohongan besar. Memang benar ybs meminta maaf di OSK, akan tetapi maaf kepada siapa dan atas kesalahan apa adalah TIDAK JELAS. Yang pasti, yang bersangkutan  sama sekali belum meminta maaf pada saya di OSK.  Oleh karena itu, saya perlu memberi penjelasan pada Krisin atas posting DC tersebut:

Selengkapnya tanggapan saya terhadap Krisin sbb:

Baik terimakasih Pak Krisin Saya masih tetap akan di milis ini, terimakasih selalu membuka pintu. Saya mengapresiasi saran untuk maaf memaafkan. Hanya, agar tidak buru2 percaya pernyataan mantan admin yang mengaku telah meminta maaf di group istimewa. Memang betul, bahwa dia minta maaf, setelah dicari-cari warga group itu paska penendangan saya. Ybs ngilang, bahkan ternyata ujug ujug sudah mundur., Setelah menjelaskan (tepatnya memberi pembenaran), ybs menulis maaf, tapi minta maaf untuk apa dan atas kesalahan apa juga tidak jelas. Saya melihat ybs lebih kepada berusaha menarik simpati saja setelah kabur dan mundur diam diam dari admin dan dicari-cari untuk memberi penjelasan pada warga group itu, permohonan maaf pada konco nya sesama admin, satu team eksekutor, dan sekali-kali bukan permohonan maaf pada saya. Saya copaskan kalimat dia selengkapnya:

Pada akhirnya saya selaku mantan admin memohon maaf yang sebesar besarnya atas kesalahan yang telah saya perbuat khususnya untuk Abah Duddy Zein, Kang Agus Scudetto, Mas Wina Untung selaku admin. Demikian, semoga kedepannya OSK akan semakin baik ..

Jadi seperti jelas terbaca di atas, minta maaf bukan pada saya, tapi pada satu team yang menendang saya. Aneh. salahnya kepada siapa, maaf kepada siapa, tapi di sini sudah mengklaim minta maaf. Selain pandai mencitrakan diri sebagai korban, ybs juga pandai mencitrakan sebagai pihak berjiwa besar. Lengkapnya jika mau dicek klaim permintaan maaf ada di sini: https://nadatjerita.wordpress.com/2013/12/27/dan-mkw-pun-diberangus-part-ii-to-be-continued/#more-1194

Dapat saya pastikan, ybs (dan team admin pimpinan ADZ) hingga saat ini tidak pernah mengakui pembungkaman tanpa peradilan itu sebagai suatu kesalahan, tidak pernah mengakui perbuatan naik turunnya dia sebagai admin itu sebagai hal yang tidak pantas/tercela karena tidak satu kata dan perbuatan, dan tidak pernah meminta maaf pada saya sebagai tanda ybs memang benar-benar menyesali kesalahannya. Bisa dicek bagi kawan2 yang ada di milis ini yang kebetulan jadi anggota di sana. Sebaliknya sebagaimana bisa terbaca, ybs justeru membenar-benarkan tindakannya sebagaimana bisa dibaca di sini.

Saya sendiri tak masalah terhadap itu semua. Bagi saya, itu persoalan integritas dan moralitas ybs dan oknum admin sendiri, bukan persoalan saya. Saya hanya berkepentingan menjelaskan: tidak benar ybs sudah meminta maaf. Mungkin budaya maaf memang bukan budaya ybs dan juga bukan budaya group itu. Seperti diklaimnya, memang itu group ‘istimewa’, dan terungkap di sini bahwa pemilik bisa berbuat apa saja, dan mungkin itu salah satu letak istimewanya (selain begitu banyak dan suburnya akun-akun aspal di sana). Jadi kalau bagi ybs apa yang dilakukannya itu bukan kesalahan, memang ybs tidak perlu meminta maaf pada saya, dan tidak perlu ybs mengaku-aku telah meminta maaf. Maaf bukan sesuatu yang bisa dipaksakan dan tidak perlu dilips service kan. Semoga, seperti juga harapan Pak Wasis Susilo, sedikit OOT dari case saya bisa menjadi pelajaran Milis ini, agar semua kita menjadi pribadi yang satu kata dengan perbuatan, agar menjadi pribadi ksatria, seperti diteladankan dan diajarkan dalam pesan pesan moral lagu2 Koes Plus. Terimakasih Tabik_MKW

Tanggapan saya di atas sudah tidak ada lagi di milis KBP, dan nampaknya dihapus oleh admin Milis KBP. Saya sendiri seperti biasa mengarsip apapun tulisan saya, dan jawaban saya pada Krisin tersebut telah saya sampaikan pada Krisin dan telah menjadi pengetahuannya (Krisin) tentang bagaimana sebenarnya DC. Krisin membalas saya sebagai berikut:

Ya saya mengerti masalahnya mas DC dalam meminta maaf tidak ditujukan ke substansi masalahnya, seolah umum ngambang.

Setajam apapun perbedaan pendapat, seorangpun tidak punya hak menghapus keanggotaan OSK/milis; dibiarkan aja adalah lebih tepat , kan semuanya akan reda sendiri.

Perihal penghapusan di milis KBP Yahoogroups, saya tak hendak menyalahkan admin, karena sejak awal saya memang menyatakan bahwa posting saya OOT sifatnya, dan terserah admin mau memperlakukan bagaimana. Saya toh masih punya saluran sendiri di blog ini, oleh karenanya, saya posting di sini.

Silakan Baca : …dan MKW pun dibungkam Part II di sini serta Part I di sini:

Advertisements