Kemanapun

Diantara hijau cokelat daun di pepohonan

dan hamparan gunung, sawah dan pemukiman

Kemanapun pandang mata tertuju dan tertahan

hanya engkau di dalam angan

Diantara lalu lalang orang berjalan bepergian

dan aneka kendaraan dan debu beterbangan

Kemanapun pandang mata ini terdampar

hanya engkau dalam bayangan

diantara saling silang bincang pembicaraan

dan senda gurau tawa dan keluh kesah orang

apapun telinga ini mendengar

kata sayangmu lembut terngiang

Merindumu kini tiada tertahan

Bagai kemarau memohon belas kasih hujan

Menangis hati kais harapan

Menggapai dirimu yang kian menghilang

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s