Refleksi The Act Of Killing

Acara itu terselenggara pulalah dengan lancar: Nonton bareng film The Act of Killing (TAoK), arahan sutradara Joshua Oppenheimer. Bertempat di Studenkerk Radboud Universiteit, Comeniuslaan, pemutaran film berlangsung pada 1 Juni 2013 sekira pukul 15:00 hingga 17:00. Tak kurang dari 40 orang menghadiri pemutaran film yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Nijmegen ini. Tak hanyaContinue reading “Refleksi The Act Of Killing”

18++ Forever Love (2012)

Ingin tahu bagaimana seseorang dari latar belakang ekonomi supermapan,  yang terbiasa berbelanja dengan kartu kredit dan memakai aneka asesoris mahal  bisa  terampil bekerja sebagai buruh bangunan? Ingin tahu bagaimana orang yang digambarkan  terbiasa menggantungkan segalanya dengan uang dapat bekerja  sebagai security di tempat hiburan malam, tiba-tiba pandai dalam urusan membuat kandang, mengecat pagar bahkan jagoContinue reading “18++ Forever Love (2012)”

Malaikat Tanpa Sayap (2012)

Film ini saya pilih untuk membunuh waktu selama penerbangan dengan pesawat Garuda dari Jakarta menuju Bangkok, minggu ke-tiga November 2012 silam. Tidak ada alasan pasti mengapa saya memilih film ini, tapi sebagai orang yang tidak lagi remaja, saya pikir menarik juga melihat film bergenre remaja seperti ini. Malaikat Tanpa Sayap (MTS) dalam amatan saya bukanlahContinue reading “Malaikat Tanpa Sayap (2012)”

Surat Kecil Untuk Tuhan

Seorang gadis SMP bernama Gita Sesa Wanda Cantika (Keke) menderita kanker otot di pipinya. Ditemani sang ayah (Alex Komang) yang begitu tabah, berbagai upaya menyembuhkan ditempuh mulai medis hingga pengobatan alternatif. Wajahnya yang semula manis berubah menjadi mengerikan ketika separuh wajahnya (sebelah kiri) menjadi bengkak tak keruan karena penyakit yang konon baru pertama kali dijumpaiContinue reading “Surat Kecil Untuk Tuhan”

Renungan China Blue

Sore 8 Mei 2009, sebagai penutup kuliah diadakan pemutaran film semi dokumenter, China Blue. Ini film berkisah mengenai seorang gadis China muda bernama Jasmine. Kemiskinan memaksanya untuk menjadi buruh di pabrik konveksi yang memproduksi celana jeans untuk kepentingan ekspor. Dua hari dua malam ia menempuh perjalanan meninggalkan desa, keluarga, ayah dan ibunya dari suatu kawasanContinue reading “Renungan China Blue”