Resep Mie Goreng Seafood MKW

Mie goreng. Bakmi Goreng. Sama sajalah. Keduanya adalah penganan dengan bahan dasar mie yang disajikan tanpa kuah dan dimasak dengan minyak. Campurannya bisa apa saja, sayur atau aneka daging dan bakso. Pembuatannya sangat mudah, akan tetapi justeru itu masalahnya; terlalu banyak diantara kita terlalu malas memasaknya dan lebih memilih membuat mie goreng instan dari aneka macam produsen mie lekas saji. Memang lebih praktis; mie direbus air panas, kemudian setelah beberapa saat meniriskan air dan mencampurkan bumbu-bumbu instant ke dalamnya, dan aduk. Tapi apakah sehat? Saya tak hendak membahasnya di sini, karena sudah terlalu banyak artikel yang membahas. Saya hendak mengajak membuat mie goreng sendiri yang murah dan mudah; mie goreng Seafood.

Sebenarnyalah mie goreng seafood adalah satu  dari sekian banyak varian mie yang bisa dibuat. Sebagaimana nasi goreng, tidak ada resep pakem dalam membuat mie goreng. Resep yang saya tulis ini adalah apa yang biasa saya lakukan untuk membuat mie goreng seafood. Bahan yang diperlukan tentu adalah mie kering. Ada banyak merek untuk membuat mie goreng ini, silakan dibeli di aneka toko. Bahan lainnya adalah bawang putih, juga merica serta kecap dan garam. Untuk sayurannya bisa dipersiapkan brokoli ataupun kubis. Bisa pula caisim. Sedangkan untuk seafood nya bisa berupa kerang atau udang. Jika tak punya kerang maupun udang, bolehlah diganti dengan butiran bakso. Yang terakhir ini bisa dirajang halus ataupun dibiarkan utuh sesuai selera. Sosis juga bisa jadi alternatif pengganti. Continue reading “Resep Mie Goreng Seafood MKW”

Advertisements

Rumah Makan Moro Sakeco 2 Temanggung

deretan gazebo RM Moro Sekeco 2
deretan gazebo di RM Moro Sakeco 2

Letaknya di tepi jalan tembus Kranggan-Pringsurat, Temanggung dengan hamparan pemandangan sawah dan perbukitan yang asri, teduh dan hijau. Mereka yang bepergian dari arah Purwokerto menuju Semarang maupun sebaliknya akan menjumpai tempat makan ini. Inilah salah satu rumah makan yang merupakan cabang dari RM Morosekeco Grabag, Magelang. Aneka makanan olahan ikan adalah unggulan  Moro Sakeco sejak lama, dan Moro Sekeco 2 ini pula menyediakan menu dan fasilitas yang sama dengan Moro Sakeco induknya. Kelebihan lain? Parkir luas dan tempat makan berupa gazebo yang cukup nyaman membuat para pengunjung mendapatkan suasana yang menyejukkan untuk melepas penat selain rasa haus dan lapar.

Ingin menikmati makan siang bersama keluarga daripada jauh-jauh ke Magelang dengan risiko terjebak macet arus mudik/balik, membuat saya dan keluarga ingin mencobai rumah makan ini di hari ke-3 lebaran 2013 kemarin. Sekira jam 11: 30 ketika kami sampai di sana, belum banyak tamu yang datang. Kalau tak salah hanya satu keluarga di gazebo sebelah dimana kami makan. Namun begitu, walau belum banyak tamu yang datang, agak lama juga menunggu pesanan yang kami minta. Hampir sekitar setengah jam kami harus menunggu hingga akhirnya karyawan rumah makan membawakan pesanan kami: segelas jeruk, segelas teh dan satu buah es kelapa muda dengan bakmi goreng serta bebek kremes dan bebek goreng.

bebek kremes yang tidak garing dengan sambal sachet
bebek kremes pesanan saya: tidak digoreng dengan panas, disajikan dengan sambal sachet

Olahan masakannya? Saya mengeluh pada isteri karena bebek kremes goreng tepung pesanan saya itu tidak digoreng  garing. Ketika daging bebek saya buka, bagian dalamnya terasa dingin.  Ini membuat saya cukup ill feel dalam memakannya, karena saya menyukai bebek goreng yang benar-benar panas ketika disajikan, Ketika saya buka lebih dalam, daging bebek itu lembek ‘kenyel-kenyel’  lebih seperti daging yang direbus daripada digoreng. Isteri saya cukup ahli memasak mengatakan, ada kemungkinan daging bebek itu diopor terlebih dahulu kemudian disimpan di dalam kulkas dan digoreng tepung ala kadarnya ketika ada pesanan. Bebek kremes itu tidak disajikan dengan sambal alami, melainkan dengan sambal sachet. Buat saya, sambal pabrikan itu itu mendistorsi rasa alami dan suasana alami yang terbangun oleh lingkungan sekitar.

Sementara itu bebek goreng pesanan anak saya juga tak jauh berbeda. Ketika disajikan, daging bebek terasa dingin, anyep, dan ketika dibuka dagingnya, masih kenyal-kenyal dan terkesan sebagai bebek rebus daripada  digoreng dengan minyak panas dalam waktu lama. Anak saya tak mau melanjutkan makan, dan hanya kemudian makan dengan sambalnya saja karena memang lapar. Sebenarnya, kalau tidak mengingat kesemuanya saya beli dengan uang yang tak sedikit, saya pun enggan untuk  menghabiskan bebek goreng kremes plus bebek goreng pesanan anak saya tersebut. Apa boleh buat?

Resep: Nasi Goreng Petai

Nasi Goreng Petai
Nasi Goreng Petai Siap Saji

Nasi goreng adalah makanan bangsa Indonesia dan juga bangsa-bangsa di kawasan Asia lainnya . Ini kuliner biasa dimasak di rumah, dan begitu mudah dijumpai di luar rumah. Di mancanegara (di Thailand misalnya, pengalaman saya, nasi goreng ini juga jamak dijumpai di restaurant maupun warung makan), orang juga mengenal nasi goreng dan menjadi salah satu menu kegemaran orang non-Asia karena rasanya yang hot and spicy. Banyak orang gemar nasi goreng, akan tetapi sayangnya banyak yang tak bisa membuat dan hanya membeli dari pedagang yang lewat maupun di warung makan atau restaurant. Padahal, nasi goreng amat mudah cara pembuatannya, dan bahan-bahannya biasanya adalah bahan-bahan standar yang ada di rumah. Dengan membuat sendiri, sebenarnya kita bisa menghindarkan diri dari penggunaan MSG maupun bahan-bahan lain yang tidak higienis (misalnya saus botolan) yang kerap dipakai pedagang.

Tidak ada rumus pakem membuat nasi goreng. Ada yang gemar memakai cabai untuk citarasa pedas dan panasnya namun ada yang merasa perlu menambahkan merica. Ada yang senang dengan  saos tomat untuk citarasanya yang tersendiri dan warna merah yang menerbitkan selera sementara  saya sendiri terbiasa makan nasi goreng buatan Ibu yang tidak pernah memakai cabai rawit, melainkan dengan lombok merah.  Di Belanda di mana saya kini tinggal, cabai harganya cukup mahal, sehingga lebih murah bagi saya menggunakan lombok ulek botolan yang banyak dijual di supermarket. Continue reading “Resep: Nasi Goreng Petai”

Mie Goreng Jawa

Mie Goreng Jawa minimalis yang saya buat dalam suatu malam di Negeri Belanda. Sayur hijau itu adalah kacang kapri yang saya sajikan mentah-mentah,
Mie Goreng Jawa minimalis yang saya buat dalam suatu malam di Negeri Belanda. Sayur hijau itu adalah kacang kapri yang saya sajikan mentah-mentah,

Bakmi adalah makanan Asia yang populer tak terkecuali di tanah air. Mie goreng Jawa (saya sendiri tidak paham betul apa maksudnya Mie goreng Jawa. Adakah mie goreng luar Jawa?) sebagai salah satu varian makanan olahan berbahan utama bakmi menjadi salah satu makanan favorit masyarakat indonesia karena lezat, relatif tidak mahal dan kandungan karbohidratnya mengenyangkan. Tidak sukar sebenarnya membuat mie goreng Jawa dan juga harap diingat, tidak ada resep baku untuk membuatnya. Ini adalah resep Mie Goreng Jawa ala saya, yang biasa saya masak jika lapar menyerang dengan bahan-bahan yang ada di sekitar saya. Mie goreng bagi saya menjadi alternatif untuk menghilangkan kebosanan disebabkan karena kemampuan memasak saya yang terbatas serta bagi saya lebih natural daripada harus mengkonsumsi mie goreng secara instan.

Untuk membuat mie goreng Jawa, yang perlu kita siapkan tentu adalah mie kering, yang bisa apa saja mereknya, senyampang memang bisa dipakai untuk mie goreng. Untuk sayuran juga tergantung ketersediaannya. Untuk minimalisnya, bisa disediakan rajangan wortel dan irisan tomat, dua bahan yang biasanya ada di sediaan makanan di dapur. Jika memiliki bahan lain seperti jamur, mushroom, maupun bakso, tentu bisa saja digunakan, tentu kesemuanya mestilah dirajang halus untuk memudahkan dalam mengkonsumsi. Kecap manis asin atau yang sesuai selera , garam, minyak goreng, merica, sambal adalah hal lain yang mesti disiapkan. Tak boleh lupa adalah bawang merah dan putih yang telah dihaluskan.  Untuk membuat mie goreng Jawa yang pedas, ulekan cabai merah atau hijau sesuai dengan kemampuan lambung bisa kita siapkan pula. Continue reading “Mie Goreng Jawa”

Bakso Lombok Uleg Pak Di, Temanggung

Bakso Uleg Pak Di
Bakso Uleg Pak Di

Setelah berenang di Pikatan Waterpark, Temanggung, saya dan keluarga sengaja mampir untuk mencoba Bakso Lombok Uleg Pak Di di salah satu cabangnya yang terletak di Jalan Pahlawan, Temanggung. Warung yang memanfaatkan ruko ini memang tidak berada di jalan raya propinsi, sehingga bagi orang dari luar Temanggung harus sengaja mencari bila ingin mencicipi bakso yang diklaim sebagai salah satu kuliner ciri khas Temanggung di lokasi ini. Dari kolam renang Pikatan, ruko ini bisa ditemukan dengan berbelok ke arah kiri dari pintu keluar kolam renang, dan kemudian terus mengikuti jalan menuju ke arah kota. Continue reading “Bakso Lombok Uleg Pak Di, Temanggung”

Gudeg Banyumas Asli “Ibu Anik” Pasar Wage Purwokerto

Gudeg Banyumas Purwokerto
Warung Gudeg Banyumas Dipandang dari Jalan. Photo: MKW

Mencari sarapan di Purwokerto di suatu pagi bersama keluarga di bulan Desember 2012, saya bingung juga memutar otak mencari arah tujuan: tempat makan mana kiranya yang tidak menguras isi kantong, dan bisa dinikmati segala usia? Kalau masuk rumah makan besar dengan aneka menu, pasti sedikit banyak bikin bangkrut apalagi jumlah peserta yang hendak makan tidak sedikit. Selain keluarga inti yang berjumlah 5 orang (termasuk saya), saya ada pula membawa pengasuh anak dan seorang keponakan. Mengikuti feeling, saya belokkan mobil yang melewati Jalan Komisaris Bambang Soeprapto, berbelok ke kanan memasuki Jalan Katamso menuju Pasar Wage. Saya sebenarnya mengambil jalan itu untuk menuju Jalan Jenderal Soedirman Timur mencari warung gudeg di sekitar sana yang pernah saya singgahi   yang saya kenang cukup lezat olahannya. Akan tetapi demi melihat sebuah warung bertuliskan Gudeg Banyumasan dengan banyak orang yang antri, saya putuskan untuk berhenti dan mencoba warung yang baru saya ketahui ini. Continue reading “Gudeg Banyumas Asli “Ibu Anik” Pasar Wage Purwokerto”

Resep Pisang Goreng Coklat Parut Keju

Pisang Goreng Cokelat Parut Keju Nadatjerita.wordpress.comDalam perjalanan berkendaraan mobil dari Banjarnegara menuju Pringsurat beberapa waktu lalu,  saya dan keluarga mampir ke Bakso Cak Surat, sebuah tempat makan  di SPBU Bulu, Temanggung  untuk mengisi perut. Anak saya, Nanda memesan pisang goreng coklat, berbeda dengan saya dan yang lain-lain memesan bakso. Sebenarnya saya dan isteri tidak setuju dengan pilihannya itu dan sempat menunjukkan ketidaksukaan saya pada pilihannya seraya membujuk: “besok papa bikinin aja”. Maklum, dalam pikiran kami, pisang goreng coklat adalah makanan dengan bahan baku murah, kalau dibeli di tempat seperti itu harganya pasti mahal. Dan benar adanya: pisang goreng yang kemudian dihidangkan sebenarnya hanya satu potong pisang yang diiris jadi tiga dan ditaburi coklat meises. Harganya?  limaribu perak. Tapi karena itu sudah jadi pilihannya, dan daripada dibilang sebagai orangtua yang suka memaksakan selera pada anak, kami biarkan saja ia dengan pilihannya itu… Continue reading “Resep Pisang Goreng Coklat Parut Keju”