Sebelum Kau Pergi

8b5cc84379a0c728ce340ac0d69d22fd_950x600_fit.jpgSebelum Kau Pergi

Ijinkanku untuk berterimakasih yang kesekian kali

Atas segala indah yang kau beri

Dan duka bahagia yang telah kau bagi

 

Sebelum Kau pergi

Ijinkan aku untuk sekali lagi merasai

Hangat peluk dan belai kasih

Yang selama ini memberi tentram di hati

 

Sebelum Kau Pergi

Ijinkan aku ungkapkan sekali lagi

Akan dalamnya rasa hati ini

Rasa yang tak mampu aku kuasai

Kasih kepadamu yang teramat berarti

 

Di Stasiun ini Aku menanti

Keretamu telah pergi

tinggalkan aku di sini

sendiri merenungi sepi

dan sunyi yang tak terperi

 

Dengan tersedu aku punguti

remah tawa, tangis, dan nyanyi

serta  indah bait puisi

kristal  rasa yang pernah terbagi

 

Teringat akan pesanmu kini

Pesan dari dari dasar hati

Suatu hari nanti kau  akan kembali

 

dan wujudkan semua mimpi

 

Di Stasiun ini aku menanti

Kembalimu pada diri

Yang akan sembuhkan luka di hati

Genggam jemari tak lepas lagi

Tak Ingin

Tak ingin aku pergi

Karena kutahu dirimu tiada di sana

Tak ingin aku bersuka

Karena tanpamu hampa terasa

Tak ingin kubagi rasa

Selain denganmu takkan lega

Aku hanya ingin sendiri

Membakari rindu dalam hati

Aku hanya ingin sendiri

Akhiri hari bersama bayangmu dalam diri

 

Novel: Kidung Di Tepian Jakarta

DSC_1103Kidung Di Tepian Jakarta

Penulis: Manunggal K. Wardaya

Pengantar: Fadjroel Rachman

Penerbit: Indoliterasi, Yogyakarta

Ilustrasi: Didit P. Nugroho

Hal : 260

Dapat dibeli online di http://www.indoliterasi.com dan seluruh toko buku Gramedia & toko buku lainnya mulai minggu ke-4 Maret 2017

 

further info contact 085728456999

18056140_1356877857732066_6123676322128958877_o

Riri Riza (sutradara Ada Apa Dengan Cinta, Gie, Laskar Pelangi, dll) bersama buku Kidung di Tepian Jakarta.

Ibu

Kau hentikan tangis kecilku

hapus duka dan sedihku

dengan kelembutanmu

yang menenangkan hatiku

 

Kau berikan aku

yang terbaik selalu

untuk tumbuh kembangku

demi masa depanku

 

Dalam keterbatasanmu

Selalu Kau berikan padaku

Apa yang kuperlu

Walau tak ringan buatmu

 

Kau antar setiap pergiku

Dengan doa dan pengharapanmu

Agar aku selamat selalu

Dalam meraih segala citaku

 

Kembali engkau kini

Selamanya ke abadi

Pulanglah dengan tenang

Ibu..

Kemanapun (2)

Jalanan kota ini

Tak pernah kau lewati

Tapi di segala likunya

Selalu ada dirimu

 

Sunyi taman ini

Tak pernah kau datangi

Akan tetapi di setiap sudutnya

Selalu ada hangatmu

 

Karena kemanapun aku pergi

Bayangmu menyertai

Karena  kemanapun kumenuju

Selalu engkau di hati