Tentang Saya

Di Ijmuiden, Noord-Holland, 23 March 2013

Saya, Manunggal Kusuma Wardaya, dilahirkan di Rumah Sakit Brajat Minulja, Surakarta (Solo) pada 24 Maret 1975. Sempat menapaki karir sebagai jurnalis di sebuah surat kabar lokal pada 1998, saya menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi swasta pada tahun 2000. Sejak 2006 hingga kini saya adalah dosen di Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, tempat saya menempuh studi sarjana hukum.

Latar belakang keluarga saya begitu beragam. Kakek buyut dari pihak Ibu semasa hidupnya bekerja pada Keraton Kasunanan Surakarta dalam masa kekuasaan Paku Buwono X. Masih dari pihak Ibu, kakek buyut saya yang lain bekerja sebagai pegawai pada Staatspoorweg (kakek buyut dari pihak ibu) dan Djawatan Kereta Api (kakek dari pihak Ibu). Ayah dan ibu saya memiliki riwayat sebagai pendidik  dengan latar belakang ilmu pasti alam yang mengajar pada sekolah menengah atas (SMA) dan masing-masing pensiun sebagai pengawas pendidikan menengah umum dan guru instruktur mata pelajaran Biologi. Sebagian besar kerabat baik dari pihak Ibu maupun Ayah adalah pendidik dari guru sekolah dasar,  sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dosen perguruan tinggi, hingga Gurubesar/profesor. Hanya guru taman kanak-kanak saja yang tidak ada di keluarga kami. Singkatnya: dari dan di dalam atmosfir budaya Jawa dan profesi guru-pegawai negara lah saya tumbuh dan dibesarkan.

Semasa kanak dan remaja memiliki ambisi untuk jadi sarjana pertanian dan bahkan menjadi mahasiswa kedokteran, pada akhirnya saya menempuh pendidikan di luar ilmu pasti alam yang menjadi tradisi kedua orang tua saya , yakni disiplin ilmu hukum. Berturut-turut studi hukum saya tempuh di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto (1993-1998), Monash University Law School (2004-2005) dan sejak Januari 2012 menempuh studi doktoral pada Faculteit der Rechtsgeleerdheid Radboud Universiteit Nijmegen, Belanda. Studi non-gelar saya tempuh di Institute of Social Studies (ISS) di Den Haag, Negeri Belanda pada 2009.

Sukar menjawab pertanyaan seputar asal usul yang berkaitan dengan daerah, karena saya turut meninggalkan Surakarta menuju Purbalingga ketika berumur 2 tahun pada tengah 1977. Ayah saya, Drs Soediro Wirohartono yang guru SMP di Solo dipromosi menjadi kepala sekolah di SMA Negeri Purbalingga (kini SMA N 1 Purbalingga), dan itulah alasan kepindahan keluarga kami. Keluarga kami tinggal di Purbalingga selama lebih kurang lima tahun (1977-1982), sehingga pendidikan taman kanak-kanak dan kelas 1 Sekolah Dasar saya tempuh di kota kecil yang dikenal dengan makanan kecil kacang tanah dan keripik tempe itu. Keluarga kami kemudian bermukim di Purwokerto, mengikuti ayah saya yang dipromosi menjadi kepala sekolah SMA N 1 Purwokerto, hingga saya dewasa.

Saya menikah dengan Dwiningsih, sarjana pertanian bidang hama penyakit tanaman pada 2001. Kami mempunyai tiga anak, Ananda Mulia Putri Maharani (2002), Dipa Mulia Wardaya (2009) dan Deva Mulia Wardaya (2011).  Karena terkait pendidikan dan pekerjaan, saya pernah tinggal di Jakarta (2003), Melbourne (2004), Den Haag (2009), dan sejak awal 2011 menyewa sebuah kamar milik Nyonya Loes Rutten & Tuan Gerard di Hatertseweg 95, Nijmegen, Negeri Belanda. Dalam banyak waktu saya juga tinggal di sebuah desa  tempat keluarga kecil saya tinggal dimana saya bisa memandangi Gunung Sindoro, Sumbing, Merapi, dan Merbabu sekaligus. Pada paruh 2015 saya tinggal di Guido Gezellestraat 2, Nijmegen hingga kepulangan saya ke tanah air pada Januari 2016.

Menulis adalah hal yang menjadi kesenangan saya sejak kecil, yang seingat saya mulai terasah dengan seringnya saya berkirim surat dengan kakek saya, Soekandar Wignjosoebroto. Saya menulis soal hukum untuk jurnal ilmiah, paper diskusi maupun jurnal, serta artikel di suratkabar. Saya menulis hal non hukum, terutama musik, sastra berupa cerita pendek dan puisi (serta satu novel, belum dipublikasikan) dan renungan keseharian. Semasa di Melbourne, saya menulis beberapa cerita pendek untuk majalah OZIP. Dua cerita pendek saya turut dicetak dalam kompilasi sastra “Opera Zaman” dan “Cicak di Atas Peta”. Tulisan saya dalam bentuk lirik lagu  ada pada dua CD Pukelization, band deathmetal asal Osaka, Japan. Pada 2013  buku essay saya, NADA TJERITA, diterbitkan oleh penerbit Indepth, Lampung. Sementara itu novel Kidung di Tepian Jakarta yang saya tulis di Australia pada 2004 diterbitkan oleh Indoliterasi, Yogyakarta pada 2017.  Di luar yang telah saya sebutkan tadi, hobi dan kegemaran utama adalah mengumpulkan records dalam segala format (kaset, piringan hitam, dan Compact Disc), membaca, dan berkelana. Saya juga senang dengan segala sesuatu tentang sepeda, terutama sepeda tua/antik.

Saya bisa dihubungi melalui alamat email di manunggal.wardaya@gmail.com

Situs saya untuk aneka persoalan hukum adalah manunggalkusumawardaya.wordpress.com 

List koleksi musik saya dalam format MS-Excel bisa didownload di sini [Update Mei 2015]

Advertisements

2 thoughts on “Tentang Saya

  1. koleksi Koes Plus dan yg berkaitan dg keluarga Koeswoyo, luar biasa banget dik (saya 10 th lebih tua dari anda). salut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s