Sejenak Bersama Andri Lemes “Rumahsakit”

Andri Lemes
Andri Lemes
Photo: Muhammad Asranur

Jelang akhir 2012, Britpop band yang berbasis di Jakarta Rumahsakit meluncurkan album penuh mereka yang ke-tiga bertajuk 1+2. Rumahsakit bukanlah band  besar jika terma ‘besar’  dikonotasi sebagai kelompok musik yang aneka lagunya diputar sepanjang waktu di radio maupun pusat keramaian, menjadi lagu tema sinetron dan para personil yang menjadi bintang iklan segala merek plus dihafal namanya oleh masyarakat dengan penjualan album ratusan ribu atau jutaan copy. Rumahsakit bukanlah band ‘berjuta umat’ namun memiliki penggemar, baru maupun lama, yang begitu militan dan setia. Walau album-album lampaunya, setidaknya hingga ketika tulisan ini dibuat, tak lagi dapat diperoleh di toko musik, rekaman fisiknya menjadi entitas yang melegenda dan dicari-cari. Inilah regu musik yang setelah sekian lama mati suri kembali hadir di kancah musik tanah air dan disambut dengan sukacita, bahkan derai air mata. Kalimat barusan mungkin terkesan lebay, namun Jimi Multhazam (The Upstairs, Morfem) dalam blog-nya  dengan sempurna melukiskan betapa launching album 1+2 di Cilandak Town Square pada 12 Desember 2012 benar-benar disesaki kerumunan ‘pasien’ yang menyemut, sebuah penampakan nyata rasa rindu pada band ini.

Melalui komunikasi jarak jauh Jakarta-Nijmegen, Belanda, saya, Manunggal K Wardaya (MKW), sempat melakukan interview dengan Andri Lemes (AL) juru suara Rumahsakit seputar album 1+2 pada awal 2013. Karena kesibukan studi, file wawancara itu terbengkalai dan baru sempat diolah dan disajikan di bulan ke-dua February 2014 ini. Berikut bincang-bincang dengan Andri yang juga ditimpali oleh Mark Ricardo Najoan, six stringer Rumahsakit. Continue reading “Sejenak Bersama Andri Lemes “Rumahsakit””